Posts

Showing posts with the label NulisJuga

Who Are You, Sir?

Image
Hehehe punten, urang nggak jago gambar euy :p *** Dear Mr. I dont know who, do you know? I love deep talks. Those are kind of.. Please tell me about why you'd prefer to talk to your dad rather than your mom. Or tell me what kind of books you like to read while you're waiting or alone in your room. Or tell me about your favorite lyrics in the songs you listen to everyday and why. Or tell me about the best friends you had when you were growing up and how. Or tell me about the things you think about right before you fall asleep. Tell me anything. Tell me everything. Tell me like I want to know you better than anyone else on this entire planet. And oh! I forgot something, anyway. First of all, please tell me have I met you yet?

Observation

Image
Saya mencatat list ini (and the list just keeps getting longer) di dua lembar terakhir buku agenda saya sejak semasa saya masih tinggal di Jogja. Awalnya saya berpikir bahwa catatan ini akan menjadi sekedar konsumsi pribadi, rahasia. Jadi mohon maklum ya kalau istilah yang saya pakai suka-suka saya banget :D Rahasia yang nggak bertahan lama, karena hari ini saya bosan memosting tulisan absurd dan kurang penting untuk memenuhi challenge menulis 30 hari yang saya ikuti hihi maafkan ya. Berdasarkan pertimbangan tersebut, saya ingin share sedikit tentang hobi rahasia saya ini.   Sejujurnya saya punya ketertarikan khusus dengan psikologi, hingga punya beberapa teman baik mahasiswi/mahasiswa psikologi (termasuk adik saya) yang seru sekali diajak diskusi. Saya selalu tertarik dengan sudut pandang mereka tentang perilaku manusia. Bahwa semua itu bisa diobservasi, dianalisis. Sekecil apapun. Saya juga percaya jika lingkungan tempat kita berada sangat berperan penting dalam pem...

Surat Cinta

Image
Kami adalah ratusan saudara kembar yang akur dan baik Memang bukan kembar identik Namun serupa dan sama-sama cantik Masing-masing kami punya cerita berbeda dan daya magis Diciptakan dari hati lugu nan tulus seorang gadis Yang ditulisnya sambil tersenyum dan kadang pula menangis Tahukah kamu kalau kami anak rumahan yang romantis Betah tinggal di laci meja diletakkan bertumpuk seakan berbaris Dan tidak pernah pergi sejak awal selesai ditulis

Mood Boosters

Dapat duduk dekat jendela, jendelanya besar dan mudah dijangkau karena nggak terlalu tinggi Pengamen yang suaranya merdu di bis patas AC atau warung makan pinggir jalan Anak perempuan yang rambutnya lurus dan berponi, anak laki-laki yang lagi senyum malu-malu Nyolong waktu jam kerja pura-pura cari referensi buka airbnb, trulia dkk cuma buat cuci mata lihat interior rumah yang bagus-bagus Sprei/baju tidur yang bersih dan wangi laundry Bayangin kejadian lucu Dapat kado handmade, surat/kartu pos yang ditulis pakai tulisan tangan Berkhayal lalu dicatat atau digambar di kertas Unexpectedly dapat gratisan atau traktiran ;p Minum kopi dingin yang ada campuran susunya dan rasanya manis Nggak sengaja nemu barang yang udah lama hilang Plat mobil unik yang bisa dibaca jadi kata Perasaan puas setelah namatin buku/film/TV series bagus Di-notice sama orang yang lagi ditaksir Supir ojek atau taksi yang seru diajak ngobrol Didoain dapat jodoh yang baik Open conversation sama stranger ...

Wishlist

Image
Mini Cooper Pic source: here Baby Grand Piano Pic source: here Rooftop Garden Pic source: here Jacuzzi Pic source: here Massage Chair (includes the guy? ;p) Pic source: here Daydreaming is fun. Daydreaming is fancy. Daydreaming is free.

Unsubscribe

Image
She: You stopped loving me. Why? He: Why are you asking? You just unsubscribed my love.

Sebatas Punggung

Image
Gambar dipinjam dari sini Selamat malam! Sudah pernah nonton film Rectoverso? Saya sudah. Mungkin ada yang belum tahu kalau film ini termasuk jenis film omnibus--film yang memiliki beberapa cerita yang digabung menjadi satu. Dan di antara saya dan teman-teman saya yang kala itu menonton filmnya bersama, hanya saya yang berkaca-kaca sambil bilang, "filmnya bagus", hingga lagi-lagi mereka bilang selera saya anomali. :')) Bukan, bukan karena memang saya baru membaca bukunya setelah menonton filmnya, karena memang seringkali buku yang difilmkan membuat kecewa para pembacanya. Pun bukan karena saya fans berat aktor, akrtis, sutradara atau penulisnya (eh tapi kalau Dee mah saya memang ngefans banget). Sebenarnya saya hanya punya satu alasan mengapa saya suka sekali film ini yaitu saya suka sekali dengan segmen Hanya Isyarat, kisah favorit saya baik di buku maupun filmnya. Lebih spesifik lagi, saya suka sekali pada satu scene yang tidak bosan saya putar berula...

Mewarnai

Image
Cita-cita saya ingin menjadi seperti Pablo Picasso Kabarnya mewarnai gambar sekarang jadi tren baru penghilang stres ya? Iyaaa tren di kalangan orang dewasa. Ah jadi pingin nyoba. Tapi kan nggak punya buku mewarnai. Yaudah corat coret aja deh. Abis itu gambarnya diwarnain. Abis itu... Eh? Loh? Loh? Stresnya kemana? Kok hilang? Waaah ajaib! Asyik!!

Free

Image
"I'm free, I think. I shut my eyes and think hard and deep about how free I am, but I can't really understand what it means. All I know is I'm totally alone. All alone in an unfamiliar place, like some solitary explorer who's lost his compass and his map. Is this what it means to be free? I don't know, and I give up thinking about it." —  Haruki Murakami (Kafka on The Shore) *** "Mama, Gita kerja di Bandung boleh?" "Mau pergi lagi, Mbak? Di sana tinggal sama siapa? Ada temen?" "Ngekos aja, kayak di Jogja dulu. Kalau temen kan nanti tinggal dicari." "Kenapa nggak cari kerja di Jakarta aja? Bisa pulang tiap hari. Temenin Mama sama Bapak di rumah." "Mumpung masih muda, Ma. Pingin ngerasain tinggal di Bandung. Sejuk, kerjaannya juga sesuai sama passion Gita. Boleh ya?" *** "Mama, Gita kangen rumah deh." "Kenapa? Pulang kantor trus kesepian lagi ya?" "Heheh...

Wedding Invitation

Image
Haiyaa! Saya bersyukur challenge menulis blog ini tidak bertema, jadi di tengah kantuk dalam perjalanan delapan jam ini saya memilih untuk membuat post portofolio saja haha. Senang dengan segala hal yang berkaitan dengan pernikahan membuat saya makin senang ketika salah seorang sahabat saya, Esti, mempercayakan desain undangannya untuk saya kerjakan. Rasa bahagianya bukan double lagi, tapi triple: sahabat kesayangan saya akhirnya menikah, saya bisa desain undangannya sebagai kado pernikahan dari saya, dan dia (dan suaminya yang juga teman saya) puas dan suka dengan hasilnya :") Meski bukan lulusan sekolah desain dan dengan skill desain yang terbatas, saya selalu percaya bahwa apapun yang dibuat dengan hati akan sampai ke hati juga. Kemudian, taraaa! Ini foto penampakan setelah undangan dicetak...

Pulang

Image
Ki-ka: Novel Pulang-nya Tere Liye; Eiji, anak si ibu sebelah yang senang difoto; Lirik lagu Pulang Float yang ngawur di mp3 handphone saya "Karena pulang adalah kapanpun kau kembali ke tempat yang kau anggap rumah." Saya selalu menganggap Jogja sebagai rumah. Sejak bapak ibu tetangga tiap kali melihat saya beredar di lingkungan rumah (pemandangan yang langka) menyapa dengan sapaan default , "Lagi liburan, Gita? Kapan balik lagi ke Jogja?" meski saya sudah lulus kuliah. Sejak keluarga besar yang saya temui di acara keluarga biasa berseru, "Apa kabar nih orang Jogja?" ketika saya datang. Sejak banyak teman yang saya anggap sudah seperti keluarga yang (masih/sesekali) tinggal dan bisa saya temui di banyak sudut kota Jogja. Sungguh, saya sayang sekali sama Jogja. Ah, jadi susah tidur saking senangnya. -- 01:55 WIB / Kereta Lodaya Malam ditulis dalam perjalanan Bandung - Yogyakarta

Seenggaknya

Image
Hore tangan saya masuk youtube *norak* P.S: Tadi dikirimin screenshot ini sama temen, trus baru sadar muka saya nggak kelihatan sama sekali padahal waktu itu takenya berkali-kali dan muka sempet dibedakin sama mbak-mbak kru video makernya haha tapi lumayanlah tangan saya tetep kelihatan hahaha. Sorry for the spam, seharian ini lagi kejar deadline mingguan di kantor dan bakal semalaman di kereta Bandung - Jogja yang mana dikhawatirkan koneksi internet dan mood unpredictable tapi kalau saya skip post hari ini nanti kena punishment jadi yaaa :*

Nguping Kantor

Image
Divisi IT kantor saya Terinspirasi dari ngupingjakarta , semoga blog post kali ini nggak garing-garing amat. Bismillah. Karena terlalu dekat dan polisi tidur yang banyak itu nggak asyik. A: Kenapa kepingin pindah kosan? B: Soalnya kedeketan. Kamu kenapa kemarin pindah? A: Soalnya di kosan lama banyak polisi tidurnya. Nggak ada gunanya mencintai yang sudah laku :'( A: Itu gpp tombol gambar hatinya (favorit) dihilangin kalau udah terjual? B: Gpp, buat apa mencintai yang udah laku? A: Hm bisa bisa... *lalu baper* Jangan makan Chuba nanti kamu dipanggil Chubhabhoy. A: Jangan panggil dia (sebut nama), panggil Chubaboy. B: Haha kenapa gitu? A: Soalnya tiap hari dia ngemil keripik Chuba. B: Oke Cubaboy. A: H-nya jangan ketinggalan. Chubaboy. B: Oke Chubhabhoy. Mau jujur kenal di Tinder tapi malu lagi banyak orang. CEO: Kamu kenal sama X (calon karyawan yang baru diinterview) dimana? A: Eh *panik* *jujur enggak jujur enggak* temennya temen, Ko. CEO: Oh, waktu d...

Surat untuk Anak Perempuan Ibu

Image
Gambar pinjam dari sini Halo, Nak! Ibu tidak tahu kelak kamu akan lahir ke dunia ini atau tidak. Satu rahasia Ibu sejak sebelum kamu lahir: Ibu selalu ingin punya anak perempuan. Ibu memang tidak bisa mendikte Tuhan untuk meminta kamu, tapi tidak ada salahnya bukan berangan-angan? Kamu tahu tidak, dari dulu Ibu selalu suka anak-anak perempuan. Ibu punya banyak sahabat perempuan yang baik. Ibu sayang sepupu-sepupu perempuan Ibu. Ibu bangga menjadi perempuan yang bisa berkuliah dan bekerja di antara teman-teman di lingkungan Ibu yang mayoritas laki-laki. Jika kamu sudah besar nanti, kamu akan tahu betapa keren dan menyenangkannya menjadi perempuan. Nak, Ibu menulis surat ini bukan karena saat ini Ibu sedang hamil. Bukan karena belum dikasih hamil sama Tuhan, tapi karena memang belum menikah saja. Bahkan mungkin Ibu belum ketemu sama ayahmu, tapi mungkin juga sudah. Yang pasti ketika kamu membaca ini, Ibu dan kamu pasti sudah tahu jawabannya. Pun Ibu yakin, rasa sayang Ayah kep...

Saya dan Tompel

Image
#NowPlaying Buaian - Danilla Riyadi Seorang anak berbaju seragam TK tertawa ketika melihat saya yang kala itu sedang mengantri di toilet mall. Ia tertawa sambil berseru, "Tompel! Tompel! Hahaha". Saya ikut tertawa. Sepertinya ibunya sedang ada di dalam. Dua orang gadis cantik memandang saya iba, dia kira ada hati yang terluka mendengarnya. Tidak, tidak sama sekali, anak itu masih kecil dan setidaknya saya bisa membuatnya tertawa. "Salep yang Ibu kasih kemarin rutin dipakai kan? Gimana? Sudah pudar tompelnya?", suara Ibu di telepon membuyarkan lamunan saya. "Ibu lihat sendiri aja ya, bulan depan Nia pulang." "Tapi dipakai kan? Ingat umurmu sudah 27, mbok lebih peduli sama penampilan. Sekali-kali ndak apalah tabunganmu disisihkan sedikit buat ke dokter. Pelit banget sih anak Ibu yang manis ini. Ndak kasihan kamu lihat Ibu ndak sabar kepingin cepet-cepat gendong cucu?" "Iya nanti kalau Nia sempat ya, Bu" "Yo wis, jangan lupa di...

Kertas Harapan

Image
Sampurasun sadayana! Kumaha damang? Saya belum cerita ya? Setelah meninggalkan Jogja dan sekitar sebulan transit di Bekasi, 12 Oktober 2015 kemarin saya merantau kembali untuk menumpang cari rezeki di kotanya Kang Emil yang kode teleponnya 022, warna kaos klub sepakbolanya biru dan destinasi belanja langganan anak-anak sekolah ketika study tournya Cihampelas. Ngomong-ngomong, tinggal di kota kembang sudah menjadi cita-cita saya sejak ayah saya suka ajak saya naik kuda di ITB jaman TK dulu hahaha. Saya bersyukur sekali akhirnya punya kesempatan untuk merasakan tinggal di kota romantis nan sejuk dan banyak taman ini. Nah, jadi yang mau saya ceritakan di sini adalah apa yang saya lihat sore tadi ketika berkunjung ke alun-alun kota Bandung bersama adik saya, Mamat. Ketika masuk, perhatian kami langsung tersedot ke beberapa kerangka bola yang seolah menyambut kedatangan kami. Kerangka tersebut terbuat dari kawat dan ditempeli bubble speech warna warni di hampir semua sisinya. Penas...

Pantun

Ada pasutri bertengkar sengit Karena dihimpit masalah ekonomi Tetapkanlah pikiranmu selalu melangit Dengan hati yang terus membumi *terinspirasi dari kutipan Pidi Baiq Anak kurus mandi kembang Sambil bernyanyi suaranya sumbang Tulus itu dicaci tak tumbang Dipuji pun ia tak terbang *terinspirasi dari kutipan Anies Baswedan Muchlas duduk di kelas dua belas PR yang banyak membuatnya malas Ikhlas itu seperti surat Al Ikhlas Yang di dalamnya tidak ada kata ikhlas Hwoarang berputar seperti gasing Ling Xiaoyu cedera kakinya luka Setiap orang punya kisah masing-masing Pikirkan itu sebelum menilai mereka Dahulu Amel minum jamu penambah nafsu makan Namun kini ia gemuk semua tinggal kenangan Jangan sedih bila diremehkan Buktikan bahwa kau pantas diberi tepuk tangan

Book Review

Image
Hello world. Sebenarnya saya tidak begitu suka menulis review karena merasa tidak begitu pandai menulis (terutama jika lebih dari 140 karakter haha) dan cenderung kurang kritis. Namun sisi lain hati saya percaya, bisa karena terbiasa. Maka dari itu ketika mood untuk menulis muncul, beberapa kali saya mencoba memaksakan diri menulis review buku yang baru saja selesai saya baca. Berikut adalah beberapa review yang pernah saya post di akun goodreads saya . Tidak panjang. Tidak tajam. Sekedar unek-unek. Karena bagi saya, blog dan media sosial seperti goodreads adalah lahan untuk meng-upgrade writing skill yang paling menyenangkan :) 1) Entrok (rating saya: 4/5) Sempat tertipu sebentar dengan cover dan judul buku (entrok=bra), Entrok merupakan novel karangan Okky Madasari yang menyenangkan untuk dibaca. Membuat jatuh cinta sekaligus benci. Jatuh cinta dengan sosok perempuan kuat bernama Marni dan benci dengan rezim zaman orde baru--zaman dimana orang-orang yang tidak punya kuas...

30 Dating Ideas

Image
Halo, selamat tahun baru 2016! Sebelumnya mohon maafkan si blogger pemalas ini :( Postingan ini dibuat dalam rangka keikutsertaan saya di challenge 31 hari menulis #NulisJuga di blog. Sesaat setelah meledeki seorang teman yang tiba-tiba rajin share postingan blognya setiap hari, saya diajaknya untuk ikut bergabung ke komunitas menulisnya yang mana langsung saya sambut dengan senang hati karena memang sedang butuh motivasi untuk menghidupkan blog ini kembali. Meski mudah ditebak, tema post yang akan saya buat hingga 30 hari ke depan sudah pasti akan random, tidak berbenang merah dan suka-suka saya, seperti biasanya. Hihi. Pada post perdana challenge ini, saya ingin memuntahkan khayalan-khayalan dating seru versi saya, si korban banyak film dan novel hopeless romantic ini, yang sudah lama saya simpan di kepala. Agak lucu karena saya tidak berpacar haha tapi tidak apa-apa lah ya. Mungkin ada yang sepaham dengan imajinasi saya, sudah punya teman hidup dan sedang butuh inspirasi. G...