Posts

Showing posts with the label Poem

Love Life Update

Image
According to my pro bono '27 Wedding Invitations' project, here is the 13th wedding invitation I've built. Disclaimer, I didn't design it from scratch. I got some assets from a stock image platform due to my heavy workload. Thanks, freepik! 😭 Finally, I have my own wedding invitation. Finally, the one came into my life. Finally, I could hold someone's hand without worrying he would let it go. My story and happiness are featuring  @milfachu 's illustration on the card, and @gabriellailena 's poem below. Thanks, girls! You are the best 💕 *** there is something in the way you came into my life;      unexpected, yet      comfortable at the same time. and there is always something in the way you make me smile; how you're always there to save the day,      and how you've found your way      into my heart           with a sincerity that does not   ...

Sajak Pagi

Image
Pemandangan favoritku setiap pagi :') *** Hai, sudah melek lagi? Selamat pagi! Kopi pahit? Teh melati? Ini juga ada roti. Manis sekali, habis diberi selai stroberi. Eh, ingin nasi? Sini sini, ku suapi sambil kau memakai kaos kaki. Risih? Ini efisiensi!  Amboi, pagi ini kau melamun lagi. Pahit kok diratapi? Kenapa seakan kau menikmati? Seakan menyiksa hati berubah status menjadi hobi. Sedih. Melihat kau hatiku pilu pedih. Ini terjadi setiap hari. Ku amati kau sibuk sekali--menanti takdir tentatif: yang pergi sudi kembali. Wahai kekasih hati, sesekali tengoklah kemari. Beri tahu apa yang kau cari. Yang rinci, agar celah itu bisa ku isi. Satu yang pasti, tiap kau berkecil hati, ingat aku selalu di sini. Kini hingga nanti nanti, diri ini siap berbagi luka hati dengan perasaan yang berseri. Kau tanya kenapa mesti segala berseri? Retoris. Kan kau tahu aku jatuh hati. Iya sih, kau tak peduli. Tapi... Tapi...

Sedang Tidak Bermain-Main

Image
Gambar pinjam dari  sini Menghabiskan waktu dari Senin hingga Sabtu. Bermain dan menegosiasikan harga yang kerap kali teracuhkan. Keras membantu, Aku bersandiwara dengan penghargaan yang sengaja Aku rangkai diam-diam. Jam dinding di kantor menamparku tepat ketika Aku mulai gelisah tentang dimana tempat untuk membuang beban dan menyenderkan ego yang belum juga padam. *hadiah puisi dari  Teti Diana  :)